Banjir lagi.. banjir lagi....... hujan turun terus menerus...., tak
henti-hentinya air jatuh di permukaan bumi kemudian mengalir di atas
permukaan tanah. Adanya yang diserap masuk ke dalam tanah atau disebut
juga infiltrasi, tetapi lebih banyak yang mengalir di atas permukaan
tanah atau yang disebut
surface runoff. Banyaknya air yang mengalir di atas
permukaan tanah menyebabkan tingkat erosi yang semakin tinggi.

Mengapa banjir setiap tahunnya pasti terjadi saat musim hujan.
Apalagi ditambah selokan dan saluran air yang tersumbat oleh
sampah-sampah yang dibuang sembarangan. Kesadaran masyrakat harus
ditingkatkan untuk membuang sampah pada tempatnya, jangan seenaknya
membuang sampah pada selokan, saluran air dan sungai.
Bisakah tempat kita menjadi suatu kawasan yang bebas dari sampah,
menghadirkan kesejukan dan keindahan. Bahkan di muara sungai bisa
menjadi tempat yang bersih dan indah walaupun penduduknya banyak. Suatu
kota di Italia yang namanya Venezia atau Venice. Orang bisa menikmati sungai yang
bersih dengan perahu wisata, sambil menikmati pemandangan kota yang
indah.
Venice Italia, (Venesia) adalah sebuah kota di Italia utara yang dikenal baik
untuk pariwisata dan untuk industri, dan merupakan ibukota wilayah
Veneto. Venice, adalah salah satu kota dunia yang paling terkenal dan unik. Venice terletak di sekitar 120 pulau di Laut Adriatik dan memiliki kanal bukan jalan-jalan. Penduduknya menggunakan perahu bukan mobil, bus, taksi, dan truk. Venice juga termasuk bagian dari daratan Italia.
Baik arsitektur dan karya seni tak ternilai harganya telah lama membantu membuat Venesia pusat wisata utama. Kota ini juga peringkat sebagai salah satu pelabuhan terbesar di Italia. Venesia adalah ibukota Venetia (Veneto), salah satu dari 20 wilayah politik Italia.
Nama ini berasal dari suku kuno Veneti yang mendiami wilayah di zaman Romawi. Venice
telah dikenal sebagai "La Dominante", "Serenissima", "Ratu Adriatik",
"Kota Air", "Kota Masker", "Kota Jembatan", "Kota Mengambang", dan "Kota
kanal ". Luigi Barzini, menulis di The New York Times, menggambarkan
Venice sebagai "kota yang paling indah diragukan lagi dibangun oleh
manusia" Venice. Times Online juga menyatakan Venice sebagai salah satu
kota di Eropa yang paling romantis.
Kota ini
terbentang sepanjang 117 pulau kecil di Lagoon Venesia, sepanjang Laut
Adriatik di timur laut Italia. Laguna air asin membentang di sepanjang
garis pantai antara mulut (selatan) Po dan Piave (utara) Rivers.
Estimasi penduduk 272.000 jiwa termasuk penduduk Comune seluruh Venezia,
dimana sekitar 60.000 di kota bersejarah Venice (Centro storico),
176.000 di Terraferma (Daratan), terutama di frazioni besar Mestre dan
Marghera, dan 31.000 tinggal di pulau-pulau lainnya di laguna.
Republik Venesia
adalah kekuatan maritim besar selama Abad Pertengahan, jaman Perang
Salib dan Pertempuran Lepanto, serta sebagai pusat perdagangan yang
sangat penting (khususnya sutera, biji-bijian dan perdagangan
rempah-rempah) dan seni di abad ke-13 sampai akhir abad ke-17. Venesia
ini membuat sebuah kota yang kaya hampir sepanjang sejarah.
Pemandangan seperti ini yang kita impikan bisa terjadi di Indonesia
atau di daerah kita masing-masing. Sampah jangan dibuang ke sungai,
sediakanlah wadah khusus untuk sampah organik, sampah plastik, sampah
kertas dan lain-lainnya. Sampah yang bisa di daur ulang akan menjadi
barang berguna dan tidak mencemari lingkungan.
Awali tindakan bijak ini dari diri sendiri dengan tidak membuat
sampah sembarangan. Ajaklah keluarga dan teman serta semua orang di
sekitar kita untuk menciptakan keindahan dengan tidak melihat sampah
yang berseraknya dimana-mana.