PENYAKIT AKIBAT KONSUMSI MIE INSTAN

Nasib Anak Kost, itulah yang selalu dikatakan kalau tinggal sendiri jauh dari orang tua, terpaksa harus masak sendiri, bahkan kalau tidak sempat masak cari makanan murah meriah di warung terdekat. Namun kalau sudah tidak punya uang lagi di akhir bulan maka MIE INSTAN menjadi sasaran. Penyajian Cepat dan Rasanya tidak kalah sedap apalagi sedang LAPAR.

Mie instan disukai oleh berbagai kalangan, bahkan orang berduit pun menyukainya karena rasanya yang gurih. Dari semua kelas umur, anak-anak merupakan kelompok terbesar yang menyukai mie instan. Bahkan bisa menjadi makanan favorit bagi anak-anak. Setiap hari anak-anak ingin mengkonsumsi mie instan secara berlebihan. Ini sangat berbahaya bagi anak-anak untuk kesehatan dan perkembangannya di kemudian hari.



Bahaya dan penyakit yang ditimbulkan dari sering mengkonsumsi mie instan dapat diuraikan sebagai berikut:

Penyebab kanker

Mie instan yang beredar saat ini, ternyata cukup membahayakan. Telah diketahui bahwa permukaan mie instan dilapisi oleh lilin. Inilah kenapa mie tidak pernah lengket satu sama lain.
Lilin ini sangat membahayakan kesehatan tubuh, karena tubuh kita butuh waktu lama untuk mencerna lilin ini, yakni sekitar dua hari.

Jika zat ini terus menumpuk dalam tubuh, kemungkinan kita untuk terkena penyakit kanker sangatlah tinggi. Misalnya, kanker hati, usus, atau leukimia. Tak hanya lilin dari mie instan. Bumbunya pun yang mengandung banyak zat aditif seperti MSG yang bisa menjadi pemicu kanker dalam tubuh.

Penyakit Jantung

Selain mengandung bahan pengawet, mie instan juga memiliki bahan kimia yang disebut bisphenol A (BPA) yang digunakan untuk mengemas mie dalam wadah sterofoam.

Penelitian telah menunjukkan bahwa BPA mengganggu cara hormon mengirim pesan melalui tubuh, khususnya estrogen. Wanita pada khususnya untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi mie instan.

Kecenderungan rakyatnya mengonsumsi mie instan dalam beberapa tahun terakhir, terbuktinya telah mengalami peningkatan resiko penyakit jantung.


Kerusakan jaringan otak

Mengkonsumsi mie instan terus-menerus sama dengan menumpuk zat-zat kimia berbahaya dalam tubuh dan efeknya bisa merusakkan sel-sel jaringan otak. Akibatnya, akan terjadi penurunan transmisi sinyal dalam otak.

Selain itu, kerusakan jaringan sel otak ini juga akan memicu penyakit-penyakit lain seperti stroke atau kelumpuhan.

Keguguran

Sejumlah wanita hamil yang makan mie instan selama kehamilan mengalami keguguran, hal ini karena kandungan bumbu dan pengawet pada mie instan dapat mempengaruhi perkembangan janin.

Gangguan metabolisme

Konsumsi mie instan jangka panjang dapat mempengaruhi metabolisme tubuh, hal ini disebabkan akumulasi dari zat-zat kimia beracun seperti pewarna makanan, pengawet dan aditif dalam mie.

Kerusakan organ

Mie instan mengandung propylene glycol, bahan anti-beku yang mencegah mi dari pengeringan dengan mempertahankan kelembaban. Tubuh menyerap zat tersebut dengan mudah dan terakumulasi di jantung, hati dan ginjal. Hal ini menyebabkan kerusakan dan kelainan organ, dan juga melemahkan sistem kekebalan tubuh.
 
Alergi akibat Monosodium glutamate

Monosodium glutamate (MSG) digunakan untuk meningkatkan rasa mie, sekitar 1-2 persen dari populasi alergi terhadap MSG. Ketika orang-orang yang alergi terhadap MSG mengonsumsinya, maka akan dapat menyebabkan rasa terbakar, panas di dada, kemerahan pada wajah, atau nyeri dan sakit kepala.

Darah Tinggi, Stroke dan Kerusakan Ginjal

Mie instan juga mengandung jumlah natrium yang tinggi, kelebihan konsumsi natrium bisa menyebabkan hipertensi, stroke dan kerusakan ginjal. Jadi, hindari konsumsi mie instan berlebihan.

Junk food

Mie instan hanya dapat dianggap sebagai junk food dan tidak pernah menggantikan makanan bernutrisi, hal ini karena mengandung sejumlah besar karbohidrat tetapi tidak ada vitamin, mineral atau serat. Mie instan juga mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans. Ini padat kalori dan memberikan efek negatif pada kesehatan.

Penyakit-penyakit tersebut tidak serta merta terlihat saat anda sedang mengkonsumsi mie instan, namun semua efek negatif akan terakumulasi dan tertimbun di dalam tubuh pada suatu saat penyakit-penyakit tersebut akan muncul.

Di atas telah dibahas tentang penyakit yang diakibatkan oleh konsumsi mie instan, jadi sedapat mungkin hindari untuk mengkonsumsi mie instan setiap hari.

PEMBUNUH ORANG INDONESIA

Setiap hari terjadi kelahiran dan kematian di Indonesia. Namun apa yang menyebabkan orang Indonesia meninggal dan urutan teratas penyebab kematian sehingga disebut sebagai Pembunuh Orang Indonesia. Di bawah ini penyebab kematian orang Indonesia menurut data WHO dalam Ribuan Per Tahun.

1. Penyakit Jantung Koroner | 220

Penyakit Jantung Koroner adalah penyempitan pembuluh darah kecil yang menyuplai darah dan oksigen ke jantung. Ini disebabkan oleh pembentukan plak di dinding arteri, dikenal pula sebagai pengerasan arteri. Pembentukan plak ini dapat menyertai perpaduan pradisposisi genetik dan pilihan gaya hidup. Faktor risiko mencakup usia, jenis kelamin, riwayat genetik dan ras. Faktor lain yang memengaruhi kemungkinan CCHD mencakup kolesterol tinggi, merokok, penyalahgunaan substansi dan masalah berat badan.



Penyakit Jantung Koroner pada mulanya disebabkan oleh penumpukan lemak pada dinding dalam pembuluh darah jantung (pembuluh koroner), dan kemudian diikuti oleh berbagai proses seperti penimbunan, perkapuran, pembekuan darah, dll.,yang kesemuanya akan mempersempit atau menyumbat pembuluh darah tersebut. Hal ini akan mengakibatkan otot jantung di daerah tersebut mengalami kekurangan aliran darah dan dapat menimbulkan berbagai akibat yang cukup serius, dari Angina Pectoris (nyeri dada) sampai Infark Jantung, yang dalam masyarakat di kenal dengan serangan jantung yang dapat menyebabkan kematian mendadak.

Mencegah penyakit jantung koroner harus dilakukan pemantauan faktor-faktor resikonya. Hindari stress, pantau tekanan darah secara teratur, berolahraga. Seimbang gizi adalah cukup protein, cukup gula, dan kurangi lemak. Berhenti merokok, rokok merupakan radikal bebas yang sangat kuat karena tediri atas 1 zilion radikal bebas, Di dalam rokok terkandung 22 jenis radikal bebas seperti ter, CO2, nikotin dan sebagainya. Mencegah jantung koroner dengan menghindari stress, stress kronis dapat menyebabkan meningkatnya hormon adrenalin yang dalam jumlah banyak bisa menjadi radikal bebas bagi tubuh. 



2. Penyakit Tuberkolosis / TB | 127
 
Jumlah penderita penyakit tuberkulosis (TB) di Indonesia masih terbilang tinggi. Bahkan, saat ini jumlah penderita TB di Indonesia menempati peringkat empat terbanyak di seluruh dunia. Indonesia peringkat empat terbanyak untuk penderita TB setelah China, India, dan Afrika Selatan.

Prevalensi TB di Indonesia pada 2013 ialah 297 per 100.000 penduduk dengan kasus baru setiap tahun mencapai 460.000 kasus. Dengan demikian, total kasus hingga 2013 mencapai sekitar 800.000-900.000 kasus.

Penyakit TB adalah penyakit menular yang ditandai dengan gejala batuk tidak sembuh-sembuh yang disebabkan oleh bakteri. Selain menyerang paru-paru, penyakit TB juga dapat menyerang organ tubuh yang lain. TB disebut juga TBC ekstra paru.

TBC dapat dicegah dengan melakukan hal-hal seperti dibawah ini :
  • Melakukan imunisasi BCG sebanyak 1 kali ketika bayi berumur 2 bulan
  • Perhatikan kebersihan rumah
  • Jangan dibiasakan meludah di sembarang tempat
  • Segera periksa ke Puskesmas jika ditemukan tanda-tanda TBC


3. Kelainan Pembuluh Darah | 123

Telangiektasi Hemoragik Herediter merupakan kelainan pembuluh darah dimana kondisinya menjadi rapuh dan mudah mengalami perdarahan. Penyakit ini merupakan penyakit keturunan yang diturunkan melalui rantai autosom dominan.

Penyakit ini ditandai dengan munculnya bintik-bintik merah atau ungu di bibir, wajah, hidung, lapisan mulut, ujung jari tangan dan jari kaki, serta terdapat pula pada saluran pencernaan. Pembuluh darah yang rapuh akan robek dan mengakibatkan perdarahan di hidung dan saluran pencernaan yang berat.

Pada anak-anak gejala ini sering ditandai dengan mimisan atau perdarahan pada hidung. Perdarahan ke dalam otak bisa menimbulkan berbagai kelainan kelainan neurologis (saraf), termasuk kejang-kejang.


4. Penyakit Penafasan | 104 

Kelainan dan gangguan pada sistem pernapasan dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu terjadi gangguan pada proses pengikatan oksigen dan kelainan pada saluran pernapasan sehingga mengganggu aliran udara.Gangguan pada proses pengikatan oksigen terjadi karena adanya kompetisi antaraoksigen dan zat lain yang dapat berikatan dengan hemoglobin. Contohnya pada keracunangas karbon monoksida.

Karbon monoksida lebih mudah berikatan dengan hemoglobin dibandingkan dengan oksigen. Hal ini menyebabkan hemoglobin mengikat karbonmonoksida, bukan oksigen. Jika sebagian besar darah berikatan dengan karbon monoksida, jaringan dalam tubuh akan kekurangan oksigen. 


5. Penyakit Bayi Baru Lahir | 73 

Kematian bayi adalah kematian yang terjadi antara saat setelah bayi lahir sampai bayi belum berusia tepat satu tahun. Banyak faktor yang dikaitkan dengan kematian bayi. Secara garis besar, dari sisi penyebabnya, kematian bayi ada dua macam yaitu endogen dan eksogen.

Kematian bayi endogen atau yang umum disebut dengan kematian neonatal; adalah kematian bayi yang terjadi pada bulan pertama setelah dilahirkan, dan umumnya disebabkan oleh faktor-faktor yang dibawa anak sejak lahir, yang diperoleh dari orang tuanya pada saat konsepsi atau didapat selama kehamilan.

Kematian bayi eksogen atau kematian post neo-natal, adalah kematian bayi yang terjadi setelah usia satu bulan sampai menjelang usia satu tahun yang disebabkan oleh faktor-faktor yang bertalian dengan pengaruh lingkungan luar.

6. Penyakit Paru-Paru | 73 

Paru-paru dapat terancam akibat kondisi lingkungan dan gaya hidup yang tak sehat. Selain rokok, polusi udara di lingkungan kerja pun dapat merusak paru-paru.

Paru-paru adalah salah satu organ pada sistem pernapasan yang berfungsi sebagai tempat bertukarnya oksigen dari udara yang menggantikan karbondioksida di dalam darah. Proses ini dinamakan sebagai respirasi dengan menggunakan batuan haemoglobin sebagai pengikat oksigen. Setelah O2 di dalam darah diikat oleh hemoglobin, selanjutnya dialirkan ke seluruh tubuh.

7. Kecelakaan Lalu Lintas | 51 

Dari catatan Kepolisian Republik Indonesia, sebanyak 25.157 jiwa meninggal pada tahun 2013. Turun dibandingkan 2012 yang mencapai 27.000 jiwa meninggal. Sementara pada 2011 jumlah korban jiwa mencapai 32.657 jiwa.

Data ini menunjukan jumlah korban jiwa yang disebabkan karena kecelakaan masih sangat tinggi. Berdasarkan angka tersebut, rata-rata korban meninggal dunia akibat kecelakaan sekitar 80 orang per hari atau sekitar empat orang per jam.




World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia mencatat, setiap tahun kejadian kecelakaan lalu lintas telah menyebabkan rata-rata 1,24 juta jiwa meninggal dunia serta 50 juta jiwa mengalami luka-luka dan cacat tetap

8. Diabetes Mellitus (Kencing Manis) | 46

Penyebab diabetes mellitus dapat dikarenakan kurangnya produksi zat insulin atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap zat insulin. Hal ini akan mengakibatkan kadar glukosa pada makanan tidak dapat diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh. Akibatnya kadar gula dalam darah akan terus meningkat.

Penyakit diabetes disebabkan oleh 2 hal yaitu, kelebihan mengonsumsi gula sehingga terjadi kenaikan gula darah dalam tubuh atau karena faktor keturunan, diabetes termasuk jenis penyakit yang menurun

9. Hipertensi (Darah Tinggi) | 39

Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat di alami semua orang. Faktor- faktor yang bisa meningkatkan resiko seseorang mengalami tekanan darah tinggi. Faktor keturunan
Bukan hanya warna kulit, ciri fisik atau sifat yang bisa diwarisi dari orang tua kita. Ternyata, penyakit pun bisa. Jika salah satu, atau kedua orang tua Anda mengalami tekanan darah tinggi, kemungkinan Anda pun beresiko tinggi mengalaminya.

Usia
Seiring bertambahnya usia, kita semua semakin beresiko menderita tekanan darah tinggi. Mengapa? Karena semakin kita bertambah tua, elastisitas pembuluh darah kita juga berkurang sehingga cenderung mengalami penyempitan pembuluh darah. Akibatnya, tekanan darah pun meningkat.

Gender
Hingga usia 45, pria lebih beresiko mengalami tekanan darah tinggi. Pada usia 45 hingga 64, baik pria maupun wanita memiliki tingkat resiko yang sama. Tetapi, justru pada usia di atas itu, wanita lebih beresiko.

Kurang gerak (Sedentary lifestyle)
Biasanya, orang yang tinggal di kota besar cenderung memiliki gaya hidup kurang gerak. Bekerja di kantor, dan terus menerus duduk, ditambah lagi kurangnya olahraga, akan cenderung meningkatkan resiko penyempitan atau penyumbatan di pembuluh darah. Akibatnya adalah meningkatnya resiko darah tinggi.

Pola makan
Kalau Anda suka makan makanan tinggi kalori, lemak, dan gula, mungkin sudah saatnya Anda menguranginya untuk mengurangi resiko terkena penyakit darah tinggi. Dan, ini juga adalah fakta umum yang diketahui hampir semua orang: kurangi makanan bergaram karena itu dapat menahan banyak cairan dalam tubuh sehingga meningkatkan tekanannya.

Berat badan berlebih
BMI (Indeks Massa Tubuh) bisa menjadi salah satu ukuran resiko. Jika BMI Anda 25 hingga 30, atau bahkan lebih, Anda terhitung kelebihan berat badan, dan lebih beresiko mengalami tekanan darah tinggi.

Kebiasaan minum minuman beralkohol
Mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan kadar trigliserida dalam darah. Trigliserida adalah kolesterol yang jahat yang berpotensi menyebabkan tekanan darah meningkat.

Stres
Stres dapat meningkatkan tekanah darah sewaktu. Hormon adrenalin akan meningkat sewaktu kita stres, dan itu bisa mengakibatkan jantung memompa darah lebih cepat sehingga tekanan darah pun meningkat. Selain itu, pada saat stres biasanya pilihan makanan kita kurang baik. Kita akan cenderung melahap apa pun untuk merilekskan diri, dan itu bisa berdampak secara tidak langsung pada tekanan darah kita.

Kondisi penyakit yang lain
Menurut para ahli, gangguan kondisi kesehatan seperti Apnea tidur (Sleep Apnea) dapat menimbulkan tekanan darah tinggi. Orang yang mengalami gangguan ini sangat dianjurkan berkonsultasi dengan dokternya. 

10. Diare (Buang-Buang Air) | 35


Diare (atau dalam bahasa kasar disebut menceret) (BM = diarea; Inggris = diarrhea) adalah sebuah penyakit di mana tinja atau feses berubah menjadi lembek atau cair yang biasanya terjadi paling sedikit tiga kali dalam 24 jam. Di negara berkembang, diare adalah penyebab kematian paling umum kematian balita, dan juga membunuh lebih dari 2,6 juta orang setiap tahunnya.

Demikianlah sedikit informasi mengenai penyebab Pembunuh Orang Indonesia. Hal-hal tersebut perlu diantisipasi sebelum sepuluh penyebab di atas menyerang anda. 

OMONG KOSONG ! DURIAN MENGANDUNG KOLESTEROL

Durian ...oh... Durian.... Dari namanya saja sudah diketahui bahwa buah ini mempunyai duri yang banyak dan tajam. Sama seperti bunga Mawar yang mempunyai duri tapi harum mewangi, buah ini berduri tetapi mempunyai bau yang khas. Untuk orang yang hobby makan buah durian, bau buah ini sangat merangsang selera, namun untuk yang "anti" buah durian, terasa sangat menyengat hidung..


Untuk yang suka makan durian silahkan saja menyantap buah ini..  Tapi banyak orang yang was-was ketika makan buah ini karena ada pemahaman bahwa durian mengandung kolesterol tinggi dapat membuat orang stroke dan serangan jantung. Sebenarnya semua itu hanya Omong Kosong Belaka ! kalau durian digolongkan dalam daftar makanan kolesterol tinggi. Sebab tidak ada tumbuhan yang menghasilkan kolesterol. Kolesterol sebagian besar dihasilkan oleh tubuh manusia dan sisanya dari makanan berupa daging hewani.

Di dalam buah durian mengandung vitamin B, C, E, zat besi, karbohidrat, lemak, protein, serat, kalsium, fosfor, asam folat, magnesium, potasium/kalium, zinc, mangaan, karoten, tembaga, niacin, thiamin dan riboflavin. Buah durian mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Begitu jelas bahwa buah durian mempunyai manfaat seperti di bawah ini:
  • Durian berfungsi sebagai pembersih darah
  • mengatasi anemia karena mengandung asam folat dan zat besi
  • menghambat penuaan dini karena mengandung vitamin C sebagai antioksidan
  • Mengobati penyakit ruam pada kulit ( kurap )
  • mengobati penyakit kuning
  • mengurangi stress dan depresi karenan kandungan vitamin B6
  • untuk kesehatan gigi karena mengandung fosfor
  • meningkatkan nafsu makan karena kandungan niasin
  • membantu mengatasi migrain karena kandungan vitamin B2
  • menstabilkan gula dalam darah karena kandungan mangaan
Sebenarnya yang salah adalah dari pola konsumsi buah durian yang terlalu berlebihan. Buah Durian mengandung kalori yang cukup tinggi, ini yang akan dirubah menjadi panas di dalam tubuh manusia. Dengan kandungan gizi yang cukup tinggi maka konsumsi durian perlu dibatasi sesuai kebutuhan tubuh.
mengandung vitamin B, C, E, zat besi, karbohidrat, lemak, protein, serat, kalsium, fosfor, asam folat, magnesium, potasium/kalium, zinc, mangaan, karoten, tembaga, niacin, thiamin dan riboflavin. Durian juga mengandung gula yang cukup banyak, oleh sebab itu bagi penderita diabetes melitus sebaiknya menghindari buah yang satu ini karena akan meningkatkan kadar gula dalam darah. Bagi penderita jantung serta penderita darah tinggi sebaiknya juga menghindarinya, karena durian juga mengandung kadar kolesterol yang cukup tinggi. Kalaupun makan hannya sekedarnya dan tidak berlebihan tentu tidak akan menjadi masalah. Buah durian juga bersifat panas seperti halnya makanan tape oleh sebab itu sebaiknya ibu hamil tidak mengkonsumsinya. - See more at: http://dloepiq.blogspot.com/2013/02/manfaat-dan-dampak-negatif-buah-durian.html#sthash.0K6Ny5q9.dpuf
mengandung vitamin B, C, E, zat besi, karbohidrat, lemak, protein, serat, kalsium, fosfor, asam folat, magnesium, potasium/kalium, zinc, mangaan, karoten, tembaga, niacin, thiamin dan riboflavin. Durian juga mengandung gula yang cukup banyak, oleh sebab itu bagi penderita diabetes melitus sebaiknya menghindari buah yang satu ini karena akan meningkatkan kadar gula dalam darah. Bagi penderita jantung serta penderita darah tinggi sebaiknya juga menghindarinya, karena durian juga mengandung kadar kolesterol yang cukup tinggi. Kalaupun makan hannya sekedarnya dan tidak berlebihan tentu tidak akan menjadi masalah. Buah durian juga bersifat panas seperti halnya makanan tape oleh sebab itu sebaiknya ibu hamil tidak mengkonsumsinya. - See more at: http://dloepiq.blogspot.com/2013/02/manfaat-dan-dampak-negatif-buah-durian.html#sthash.0K6Ny5q9.dpuf

PERBANDINGAN KADAR LEMAK DAN KOLESTEROL DAGING KAMBING

Beberapa orang menjauhkan diri dari daging kambing, bahkan ada yang tidak mau menyentuhnya sama sekali karena takut kolesterol, begitu katanya.

Memang ada dampak langsung akibat menikmati daging kambing berlebihan yaitu sembelit. Jika sembelit terjadi susah buang air besar dan berdarah, maka akan mengakibatkan ambeien.


Namun ada keuntungannya dari memakan daging kambing yang mengandung protein hewani yang dibutuhkan untuk mengganti sel-sel yang rusak dan sebagai zat pembangun.

Untuk lebih jelasnya mari kita lihat perbandingan kadar lemak dan kolesterol pada daging kambing dengan daging-daging lainnya.

Kandungan Lemak dalam daging

  • kambing : 9,2 per 100 gram.
  • sapi : 14 per 100 gram.
  • ayam : 25 per 100 gram.
  • ikan : 4,5 per 100 gram.
ternyata daging Ayam yang mempunyai Kandungan Lemak yang tertinggi.



Kandungan Kolesterol

  • kambing, 5-39 mg per 100 gram
  • sapi yaitu 42-78 mg per 100 gram.
  • ayam, 70 per 100 gram
ternyata kandungan Kolesterol pada daging sapi yang lebih tinggi.


Kalau mau dimakan daging-daging tersebut cukup 50 gram per satu kali makan.

Kandungan Lemak Jenuh
  • kambing 154 kalori, 9,2 mg lemak dan 3,6 mg lemak jenuh,
  • sapi mengandung 207 kalori, 14 mg lemak dan 51 mg lemak jenuh.
  • ayam 302 kalori, 25 mg lemak dan 0,9 mg lemak jenuh.
  • babi mengandung 376 kalori, 35 mg lemak dan 11,3 mg lemak jenuh,
ternyata lemak jenuh pada daging sapi yang mempunyai kadar lebih tinggi.


Lemak jenuh ini banyak mengandung lemak jahat yang bisa menumpuk pada dinding pembuluh darah kita.

Biasanya bila kita mengkonsumsi daging kambing dalam berbagai menu seperti sate kambing, gulai kambing dan lainnya, karena rasanya yang nikmat maka kita akan makan berlebihan.  Ditambah lagi nasi yang banyak menyebabkan konsumsi makanan kita kelebihan Kalori. Ini yang menyebabkan bahaya untuk penderita kolesterol tinggi.

Entri Populer