KEKERINGAN AKIBAT POHON-POHON DITEBANG

 Musim Panas telah tiba.......,
jadi teringat sebuah lagu..
"panas t'lah tiba.. panas t'lah tiba..
horre..!!. horre..!!."
Wah sepertinya syairnya salah tuh... seharusnya "Libur t'lah Tiba". he.. he.. he...

Tapi siapakah yang bergembira bila musim panas telah tiba. Mungkin petani tambak garam tradisional yang mengharapkan panas terik matahari untuk meningkatkan produksi garam dari bahan baku air laut. Bisa juga para petani yang sudah selesai panen ingin menjemur hasil ladang dan kebun untuk menurunkan kadar air.

Namun ternyata banyak orang tidak menginginkan musim panas yang datang berkepanjangan. Persediaan air bersih mulai berkurang. Sungai-sungai tidak mengalir lagi dan sumber-sumber air menjadi kering. Masyarakat sulit mencari air bersih untuk kehidupan sehari-hari. Untuk mendapatkan air, diperlukan pengorbanan ekstra, kalau tidak membeli air dengan harga yang mahal, terpaksa harus berjalan berkilo-kilo meter untuk mencari sumber air.

Sangat ironis sekali, ketika musim hujan datang terjadi banjir dimana-mana, tetapi ketika musim kemarau datang sumber air menjadi kering. Semua akibat penebangan pohon secara sembarangan, Hutan sekarang menjadi gundul tidak ada vegetasi di atasnya, terbentuklah lahan kristis. Hutan yang rimbun dengan pohon-pohon yang lebat menjamin sistem hidro-orologis berjalan dengan baik. Air hujan yang datang pada musim penghujan dapat disimpan di dalam tanah oleh pohon-pohon tersebut. Persediaan air tanah menjadi lebih banyak, secara perlahan air-air ini dilepaskan melalui sungai ke laut. Ada juga aliran air bawah tanah yang akan keluar menjadi mata-mata air yang jernih.

Janganlah menebang pohon sembarangan, apalagi untuk keuntungan semata tanpa memikirkan akibat kerusakan hutan. Kekeringan yang terjadi akibat pohon-pohon di hulu sungai ditebang. Ketika hujan datang debit air menjadi meningkat membawa sedimen-sedimen akibat erosi. Air menjadi keruh berwarna coklat yang langsung mengalir ke laut tanpa disimpan dan diserap ke dalam tanah. Di musim kemarau sudah tidak ada air lagi yang tersimpan di dalam tanah. Daerah-daerah menjadi kering, sulit mencari sumber air bersih.

Entri Populer