FOTO PELAKU BOM BUNUH DIRI GEREJA GBIS SOLO DENGAN ISI PERUT TERURAI

Inilah foto Pelaku bom bunuh diri di Gereja Kepunton, Kota Surakarta, Minggu (25/9), sekira pukul 10.55 WIB. Ledakan bom bunuh diri ini  menyebabkan korban tewas satu orang dan 22 lainnya luka berat dan ringan.

Korban luka mayoritas para jemaat yang selesai menjalani kebaktian di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton Solo, Jawa Tengah, pada setiap hari Minggu itu.

Jemaat mulai masuk gereja dan memulai kebaktian sekitar pukul 09.00 WIB. Ada sekitar 1.000 orang yang mengikuti kebaktian di gereja yang berlantai tiga itu. Namun, para jemaat panik dan berlarian setelah ada ledakan bom di teras gereja yang dibawa seseorang yang tidak dikenal.

Bom tersebut telah menewaskan pelakunya yang kondisi tubuhnya sangat mengenaskan. Sedangkan jemaat yang sedang bubaran itu, banyak yang menjadi korban terutama mereka yang sudah keluar dari ruangan. 

HILANGKAN SEGERA RACUN DALAM TUBUH ANDA


 Jane Schrivner dalam bukunya yang berjudul Cantik, Sehat, dan Bugar meminta kita memerhatikan tanda-tanda ketidakberesan organ tubuh. Ibarat lampu pengatur lalu lintas, tubuh yang tidak sehat itu biasanya memberikan sinyal-sinyal khusus. Sinyal itu, antara lain berupa kulit kusam tidak bersinar, selulit, berat badan sulit dikendalikan, rambut rontok, menipis, dan sulit ditata, serta lesu tak bersemangat. Bila sinyal itu diabaikan, kondisi tubuh bisa menjadi parah. Dalam kondisi tubuh seperti itu, Schrivner menyarankan menjalani program detoks selama 30 hari untuk membuang racun yang telah bertahun-tahun tertimbun di dalam tubuh.

Detoks adalah proses menghilangkan sifat racun dari toksin yang dibuang keluar tubuh. Menurut ahli detoks Andang W. Gunawan, detoks ini diperlukan agar tubuh terbebas dari toksin, sehingga tubuh menjadi sehat dan bugar. Pasalnya, gaya hidup manusia modern yang serba sibuk, lingkungan hidup kurang sehat dan kurang memerhatikan kesehatan tubuh membuat beban organ tubuh semakin berat.

Pola hidup yang kurang sehat itu membuat tugas liver menjadi berat. Liver adalah organ yang berfungsi menetralkan toksin yang masuk ke dalam tubuh dan membuangnya melalui ginjal berupa air seni dan feses. Mengeluarkan racun dari dalam tubuh itu penting untuk memelihara kesehatan organ tubuh. Setiap hari, tubuh secara alami membuang racunnya melalui media keringat dan buang air besar (BAB). Tapi, BAB setiap hari itu ternyata bukan ukuran bahwa detoksifikasi atau proses pembuangan zat-zat racun dari dalam tubuh sudah cukup.

Indikasi jumlah toksin atau racun dalam tubuh sedang meningkat itu, antara lain terlihat dari sering sakit kepala, sering sariawan, kulit sering bermasalah atau tubuh mudah lelah. Kalau usus besar yang bisa diibaratkan sebagai septic tank itu penuh dengan kotoran yang melebihi batas kemampuan sistem pembuangan, kata Andang, di sinilah perlu dimulai terapi atau program detoks. Jika tidak dilakukan detoks, racun akan menyebabkan toksemia [keracunan dalam darah].

Hampir semua penyakit regeneratif atau kerusakkan bertahap pada organ vital yang dapat menyebabkan kematian, erat hubungannya dengan toksemia. Pasalnya, sel tubuh itu memperoleh makanan dari darah, sedangkan darah memperolehnya dari usus. Setiap zat yang dikonsumsi oleh tubuh diserap melalui dinding-dinding usus dan kemudian didistribusikan oleh darah ke setiap sel-sel tubuh. Jika ada racun dalam saluran usus, racun akan terserap dan ikut beredar bersama darah ke seluruh tubuh.

Racun-racun itu memacu terjadinya berbagai kondisi penyakit degeneratif akut dan kronis, menyebabkan tubuh kekurangan energi dan penuaan dini. Detoksifikasi yang benar adalah solusi untuk memberi tubuh zat-zat gizi yang tepat dan memberi kesempatan pada tubuh untuk lebih leluasa melakukan pembuangan. Organ yang memegang peran kunci dalam proses detoksifikasi adalah liver dan saluran usus.

Tubuh bugar

Saat ini beragam metode detoks ditawarkan di pasaran, seperti merendam kaki, minum antioksidan, minum jus, minum susu organik hingga membersihkan usus besar. Intinya, metode itu ditujukan untuk membuat tubuh bugar.

Artis Catherine Wilson, misalnya, menjaga kebugaran tubuh dengan membiasakan diri mengonsumsi air kunyit buatan sang ibu sejak berusia 13 tahun. Namun kini, dia mengaku menambahkan suplemen Toxilite untuk menjaga kesehatan tubuhnya.

Metode detoks yang hanya memaksa tubuh mengeluarkan racun sangat berbahaya. Karena itu, memberi makanan yang benar dan mendukung kerja organ-organ tersebut sangat penting selama melakukan program detoks. Bagi pemula, Andang yang bersertifikat ahli detoks dari International School of Detoxification, Port Charlotte, Florida, Amerika Serikat ini menyarankan memulai program detoks dengan cara lebih banyak mengonsumsi buah dan sayuran segar terlebih dahulu.

Makanan yang dikonsumsi sebaiknya mengandung kadar air tinggi dan serat yang membantu melancarkan pembuangan dari usus, kaya vitamin, mineral dan antioksidan yang diperlukan oleh tubuh. Tahap selanjutnya, melakukan puasa dan menggunakan suplemen khusus detoks jika diperlukan. Suplemen sebaiknya yang mengandung bahan makanan organik. 

Makanan pembentuk asam selama tiga hari sampai tujuh hari sebelum melakukan program detoks dikurangi. Selama menjalani puasa sangat dianjurkan menghilangkan dahulu makanan pembentuk asam tersebut. Proses pengeluaran racun awalnya terasa lamban. Bahkan, jika racun sudah terbentuk lama, proses pengeluarannya butuh waktu.

Proses detoksifikasi yang baik tidak instan, tapi hasilnya tahan lama. Menjalani detoks memang tidak mudah. Reaksi yang muncul selama proses detoks tidak sama setiap orang. Gejala yang biasanya muncul, antara lain warna urin lebih keruh dan baunya tajam. Terutama, bagi yang tubuhnya banyak mengonsumsi obat-obat non herbal.

Reaksi lain, sering buang angin dengan bau menusuk, pusing, mual, nyeri sendi, batuk, pilek, kotoran disertai lendir yang cukup pekat dan hasrat makanan tinggi. Kondisi tersebut sering mengejutkan. Di sinilah, pelaku detoks diuji kesabarannya. Bukankah menjadi sehat memang membutuhkan usaha dan pengorbanan?

Sumber: Bisnis Indonesia 

MEMPERLAMBAT PENUAAN AGAR TETAP AWET MUDA

old woman 


Kulit merupakan bagian dari organ eksternal tubuh yang sangat penting bagi manusia. Akan tetapi keberadaannya kerap kali tidak menjadi perhatian bagi kita. Padahal kulit merupakan lapisan paling luar tubuh yang melindungi organ-organ tubuh lainnya yang ada didalamnya dari segala macam gangguan alam, baik itu virus ataupun bakteri.

Kesadaran manusia untuk menjaga kebersihan dan kesehatan khususnya di Indonesia sangatlah minim sekali. Menurut sebagian orang, dengan mandi setiap hari saja sudah cukup dalam menjaga kebersihan dan kesehatan kulit, akan tetapi hal tersebut sangatlah tidak cukup, apalagi bagi kita yang tinggal dikota besar seperti Jakarta ini,yang memiliki tingkat mobilisasi yang sangat tinggi serta didukung keadaan lingkungan yang saat-saat ini sangat tidak menentu. 

Dari sebab itu, cobalah Anda memulai untuk menyadari betapa pentingnya kulit dalam hidup Anda.

Salah satu dampak dari kurangnya menjaga kebersihan dan kesehatan kulit adalah Penuaan Dini. Sebenarnya, apakah hal ini menjadi pusat perhatian bagi kebanyakan orang? Sebelum kita sampai pada tahap itu, marilah kita simak terlebih dahulu apa sebenarnya arti dari penuaan dini.

Penuaan dini adalah proses dari penuaan kulit yang lebih cepat dari seharusnya. Banyak orang yang mulai melihat timbulnya kerutan kulit wajah pada usia yang relatif muda, bahkan pada usia di awal 20-an. Hal ini biasanya disebabkan oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal, seperti tingkat pengkonsumsian kadar alkohol yang berlebih, minuman yang mengandung kafein (kopi), stress yang berkepanjangan, kurangnya mengkonsumsi buah dan sayuran, kurangnya istirahat, aktifitas yang lebih dibawah sinar ultra violet ataupun terlalu lama beraktifitas didalam ruangan ber AC, mengkonsumsi makanan yang berkarbohidrat tinggi, perokok baik itu aktif maupun pasif, kurangnya olahraga, dan yang paling sering diabaikan oleh kita adalah kurangnya minum air putih yang memenuhi standar per hari sebanyak 8 gelas. Nah, jika hal-hal tersebut diatas belum Anda perhatikan, sekaranglah waktunya untuk meninjau kembali apakah anda menyayangi kulit Anda atau tidak.

Survei mengatakan bahwa 7 diantara 10 orang Indonesia akan mengalami penuaan dini. Jadi betapa harus mawas dirinya Anda ketika penuaan itu akan datang. Dari penyebab-penyebab yang disebutkan pada poin diatas, penyebab penuaan dini yang dialami oleh orang Indonesia rata-rata adalah stres, aktifitas yang lebih dibawah sianr matahari dan ruangan ber-AC, serta kurangnya mengkonsumsi air putih sebanyak 8 gelas per hari. Selain itu banyak lagi faktor-faktor lain yang menyebabkan penuaan dini seperti radiasi sinar x, polusi udara yang berasal dari mobil, pabrik, freon, asap rokok, bahan-bahan kimia eksogen dan endogen. Cara perawatan kulit yang salah, memakai produk perawatan kulit yang keliru, kelembaban udara yang sangat rendah, sampai suhu udara panas dan dingin yang akan menyebabkan penguapan air dari kulit sehingga menyebabkan kulit menjadi kering.

Pengaruh sinar matahari yang menahun atau kronis, menyebabkan kerusakan kulit akibat efek fotobiologis sinar UV yang menghasilkan radikal bebas akan menimbulkan kerusakan protein dan asam amino yang merupakan struktur utama kolagen dan elastin, kerusakan pembuluh darah kulit dan menimbulkan pigmentasi kulit.

Hal-hal tersebut diatas baru sebagian dari faktor penyebab dari penuaan dini, masih ada banyak lagi faktor-faktor yang menyebabkannya. Akan tetapi hal-hal tersebut diatas merupakan hal yang paling dekat dengan kita, apalagi yang berdomisili di ibu kota besar seperti di Jakarta. Maka dari itulah kita harus waspada dari kemungkinan-kemungkinan tersebut diatas. Caranya? Menjaga kesehatan kulit pada khususnya dan kesehatan tubuh pada umumnya dengan memakan makanan bergizi dan berolah raga secara teratur. Sayangilah diri Anda, sebab kalau bukan Anda, siapa lagi? Sumber : Male Emporium 

Pertemuan Pemuda Untuk Perdamaian Tetap di Ambon

Monumen Martha Christina Tiahahu Karang Panjang Ambon
Pertemuan pemuda dunia untuk perdamaian tetap digelar di Kota Ambon, Maluku, 30 September hingga 2 Oktober 2011, meski wilayah itu baru dilanda konflik antarwarga.

Sebanyak 120 perwakilan pemuda dari 125 negara di dunia dipastikan akan menghadiri kegiatan bertarap internasional tersebut.

"Tidak ada masalah dengan bentrokan, pertemuan pemuda dunia akan tetap digelar di Kota Ambon, sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Apalagi saat ini situasi Ambon sudah berangsur kondusif," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah KNPI Maluku Zahruddin Latuconsina. (OL-11)

Sumber : mediaindonesia.com

Razia Senjata Tajam dan Senjata Api di Pelabuhan Tanjung Perak

Sudah sepekan ini, Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak bersama instansi terkait melakukan razia. Hasilnya, 530 senjata tajam (sajam) dan senjata api (senpi) berbagai bentuk dan jenis diamankan sebagai barang bukti. Rinciannya, ratusan senjata yang disita itu terdiri dari Pisau (75), Golok (77), Parang (27), Sabit (309), Celurit (3), Kapak (3), Tongkat (16), Mata Tombak (1), Sangkur (1), Badik (7), Keris (2), Senpi Jenis Sofgun (2) dan Senapan Angin (7).  “Sembilan di antaranya senjata api. Razia ini kami gelar sejak Senin (12/9)  hingga  Senin (19/9),”  kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Jayadi saat menunjukkan ratusan sajam dan senpi yang digelar di halaman depan Mapolres Pelabuhan, Senin (19/9) sore.
Ia  memaparkan, razia ini sebagai upaya preventif ketika munculnya informasi tentang pengerahan massa ke Ambon. Menurut Jayadi, meski informasi tersebut hanya ‘kabar burung’ namun, pihaknya menemukan ratusan senjata yang dibawa para penumpang kapal laut dengan tujuan Indonesia Timur. “Razia selama seminggu terakhir ini, kami sita sajam dan senpi dengan total 530 buah,” katanya.
Jayadi juga menjelaskan, razia tetap akan dilakukan sepanjang konflik Ambon masih belum kondusif. Ia menerangkan, alasan penyitaan sajam dan senpi tersebut dikarenakan ratusan senjata tersebut tidak sesuai dengan amanat undang-undang darurat. “Yakni, membawa senjata untuk kepentingan membela diri dan membawa senjata yang tidak sesuai dengan pekerjaan. Masak mau kerja bawa badik ? Itu yang kami curigai untuk diamankan,” katanya.
Namun, ia menepis, kalau ratusan sajam dan senpi yang disita itu ada kaitannya dengan kerusuhan Ambon. Hanya saja, Jayadi mengaku, penyitaan sajam dan senpi tersebut merupakan aksi antisipasi terhadap maraknya warga masyarakat Surabaya yang akan berangkat ke Ambon. “Sebenarnya, tidak ada hubungannya dengan peristiwa Ambon. Hanya kegiatan pengamanan untuk lebih memperketat penyusupan,” ujarnya.
Dari razia sepekan tersebut, lanjut dia, pihaknya sempat menjaring 25 orang yang dicurigai berangkat ke Ambon. Sayangnya, dalam interogasi dan penyelidikan, pihaknya tidak menemukan adanya unsur tindak pidana. “Yang kami amankan ada 4 pelaku,” singkatnya tanpa bersedia menyebut identitas pelaku. Dalam razia tersebut, satu demi satu barang bawaan penumpang digeledah. Hasilnya, petugas mendapati ratusan senjata tajam dengan tujuh senapan angin dan dua pucuk senpi ‘air sofgun’ yang ikut diamankan.
 “Ini merupakan perintah Kapolri yang langsung ditembuskan ke Kapolda Jatim untuk mengintensifkan dan memperketat penjagaan, khususnya yang mau berangkat ke Ambon,” kata Jayadi.
Meski pihaknya tidak menemukan kelompok massa atau orang yang hendak berangkat ke Ambon untuk jihad. Namun, dari razia ini, polisi diharapkan semakin memperketat penangkapan kepada orang yang dicurigai akan melakukan tindak kejahatan.

Sumber: surabayapost.co.id

Aparat Memperketat Penjagaan Pelabuhan dan Bandara Ambon

aparat keamanan di ambon

Aparat TNI dan Polri melakukan razia secara rutin di Pelabuhan Yos Sudarso dan Bandara Internasional Pattimura, Ambon, guna mengantisipasi masuknya orang-orang dengan tujuan tidak jelas ke Ibu Kota provinsi Maluku itu.

"Razia dilakukan secara rutin terhadap kapal-kapal yang menyinggahi Pelabuhan Yos Sudarso maupun terhadap penumpang yang masuk melalui Bandara Pattimura Ambon," ujar Kapolda Maluku Brigjen Pol. Syarief Gunawan, di Ambon, Selasa (20/9).

Pengawasan secara rutin terhadap warga yang datang ke Ambon itu dilakukan, guna menjaga kondisi dan situasi keamanan Kota Ambon tetap kondusif, pascakonflik antarwarga yang kembali terjadi pada 11 September 2011.


Pengawasan, katanya, dilakukan untuk menyekat orang-orang yang dicurigai, terutama orang luar Maluku yang hendak ke Ambon dengan tujuan mengacaukan situasi dan kondisi keamanan di daerah itu.

"Razia ini dilakukanj sesuai perintah Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Djoko Suyanto, saat berkunjung ke Ambon 15 September lalu," katanya.

Razia, katanya tidak hanya dilakukan di Pelabuhan Yos Sudarso dan Bandara Pattimura, tetapi akan dilakukan di semua wilayah di Maluku, khususnya Kota Ambon, guna menjamin situasi dan kondisi keamanan tetap terjaga pascakonflik 11 September 2011.

Pengawasan terhadap masuknya orang-orang tidak bertanggung jawab dengan maksud mengacaukan situasi dan kondisi keamanan di Ambon, katanya, tidak hanya dilakukan di Ambon dan Maluku tetapi di seluruh wilayah di Tanah Air.

"Tujuannya cuma satu yakni Ambon dan Maluku aman dari orang-orang tidak bertanggung jawab serta memiliki niat mengacaukan hubungan persudaraan dan kekeluargaan masyarakat di daerah ini," katanya.

Ia juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan kepada Ketua RT/RW, lurah, dan camat, maupun aparat keamanan jika melihat atau mengetahui orang baru dengan tujuan tidak jelas di lingkungan masing-masing, sehingga bisa diambil langkah-langkah penanganan.

"Langkah ini guna mengamankan seluruh lingkungan di Ambon dan Maluku dari kehadiran orang asing dengan tujuan yang tidak jelas," ujarnya.

Menkopolhukam, Djoko Suyanto, saat berkunjung ke Ambon, 15 September 2011 mengatakan, pemerintah pusat terus berupaya menyekat orang-orang yang dicurigai terutama dari luar Maluku yang hendak masuk ke Ambon dengan tujuan mengacaukan situasi dan kondisi keamanan.

"Kami terus berkoordinasi antaraparat keamanan di setiap daerah baik di Pulau Jawa maupun di daerah lain untuk meningkatkan kewaspadaan khususnya orang-orang yang mencurigakan," katanya.

Hasilnya, katanya, polisi mengamankan sejumlah orang yang bertingkah laku mencurigakan dan barang-barang yang dilarang di beberapa daerah.

Ia mengharapkan, masyarakat Maluku khususnya Ambon tidak terpancing informasi-informasi menyesatkan dan terus meningkatkan ketahanan serta pola hidup orang basudara.   

Sumber :  Gatra.com

MENGAPA TERJADI KEKERINGAN DIMANA-MANA ?

Musim panas terus berkepanjangan, seharusnya sekarang sudah masuk musim hujan. Semakin hari mencari air bersih semakin susah.  Hujan pun tidak turun-turun, "hai hujan kemanakah engkau?".

Sepertinya telah terjadi perubahan musim, dimana kita tidak tahu lagi kapan datangnya musim hujan, kapan datangnya musim panas.

Ini kah akibat "global warming" pemanasan global karena ozon telah bolong dimana-mana, ataukah karena perubahan poros bumi akibat pergeseran lempeng-lempeng bumi, sehingga arah angin tidak menentu lagi.

Angin yang membawa uap air akan terjadi kondensasi di udara dan jatuh menjadi hujan. Atau mungkinkah pemanasan global sehingga iklim dunia sudah berubah.

Tetapi perlu disadari walaupun panas berkepanjangan tetapi kalau kita punya hutan yang lestari kekeringan tidak akan terjadi.  Salah satu fungsi hutan sebagai pengatur tata air (hidrologi) yaitu memelihara persediaan air hujan yang jatuh kemudian disimpan dalam jangka waktu yang lama dan dilepaskan secara berangsur-angsur.  Air hujan yang jatuh ke bumi tidak langsung mengalir ke laut karena diserap oleh akar-akar pohon.

Dulu tidak terjadi kekeringan, sekarang kekeringan dimana-mana. Kalau musim hujan turun terjadi banjir menyebabkan kerugian material maupun korban jiwa. Banyak saudara-saudara kita mengalami bencana alam banjir akibat kecerobohan dalam memelihara lingkungan hidup sekitar. Marilah kita mewariskan kelestarian alam sekitar untuk anak cucu kita.

Para orang tua mengatakan dulu sungai di sekitar rumah kami airnya jernih dan melimpah, sekarang ketika musim kemarau datang, sungai-sungai tersebut menjadi kering. Tetapi pada waktu musim hujan airnya menjadi keruh bahkan meluap menyebabkan banjir.

Jika pepohonan di hulu sungai terjaga dengan baik maka fluktuasi air sungai tidak terlalu besar atau perbedaan debit air yang mengalir di sungai pada waktu hujan dan musim kemarau tidak terlalu berbeda jauh jumlahnya. "Mari Pelihara Hutan Kita Untuk Menjamin Ketersediaan Air di Musim Kemarau".

KERUSUHAN AMBON BERMULA DARI KECELAKAAN TUKANG OJEK

Kerusuhan Ambon bermula dari kecelakaan yang terjadi pada seorang tukang ojek bernama Darkin Saimen. Ia mengalami kecelakaan tunggal. Kejadian dari kecelakaan murni yang dialami Darkin Saimen yang mengendarai sepeda motor. Ia dari arah stasiun TVRI, Gunung Nona, menuju pos Benteng. Di daerah sekitar tempat pembuangan sampah, yang bersangkutan hilang kendali dan menabrak pohon gadihu. Ia kemudian menabrak rumah seorang warga di sana bersama Okto.

Nyawa tukang ojek itu tak terselamatkan sebelum sampai ke rumah sakit. Hal inilah yang menimbulkan dugaan ia sebenarnya dibunuh, bukan karena kecelakaan. Dia dibawa ke rumah sakit dan meninggal. Lalu, ia diisukan dibunuh. Padahal, ia mengalami kecelakaan. Hasil otopsi dari dokter di sana bilang, dia kecelakaan murni. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil otopsi, semua tidak ada tanda-tanda kekerasan. Itu kecelakaan murni.

Akibat kematian pria tersebut langsung beredar isu dan SMS yang memanaskan situasi yang selama ini sudah terjalin dengan baik. Pertikaian antara dua kelompok pun tidak terelakan. Mereka saling melempar batu dan merusak sejumlah fasilitas.

MENGAPA AMBON RUSUH KEMBALI ?

Kerusuhan yang pernah terjadi pada tahun 1999 yang berlangsung selama beberapa tahun kini terjadi lagi di Ambon. Padahal sudah dilakukan berbagai usaha untuk mengembalikan berbagai kerusakan dan kerugian secara material maupun kejiwaan.

Berawal dari terjadinya kecelakaan seorang tukang ojek pada daerah Gunung Nona, yang diisukan bahwa tukang ojek dibunuh padahal merupakan kecelakaan murni bahkan sempat ditolong dibawa ke Rumah Sakit oleh masyarakat sekitar namun tidak dapat diselamatkan lagi.

Kemudian diisukan bahwa tukang ojek ini dibunuh dan disebarkan berita lewat SMS menyebabkan emosi dari masyarakat kembali terbakar. Kejadian terjadi setelah pemakaman korban kecelakaan ini emosi yang ada dilampiaskan untuk orang yang tidak tahu menahu dengan masalah ini. Hal tersebut akhirnya membangkitkan juga emosi dari komunitas yang berbeda.

Terjadi pengrusakan dan pembakaran dari kedua kelompok, semua dilampiaskan kepada orang yang tidak tahu-menahu. Rumah, mobil, sepeda motor dan berbagai harta milik dirusakan dan dibakar. Masyarakat menilai aparat keamanan lambat mengatasi masalah ini bahkan menurut mereka rumah yang mau dibakar tidak langsung dicegahkan dan diamankan oleh aparat.

Kerugian dan luka bathin akibat kerusuhan pada tahun 1999 ternyata belum kembali pulih sepenuhnya, walaupun sudah dibangun Monumen “Gong Perdamaian” yang meghadirkan berbagai bangsa dari negara lain. Dari kehidupan yang ada selama ini memang masih ada rasa was-was bila berada pada komunitas yang berbeda, karena trauma terhadap kerusuhan yang pernah terjadi.

Masyarakat Ambon ingin kondisi kembali pulih seperti semula, aman dan hidup berdampingan dengan saudara yang berbeda keyakinan. Tetapi ada segelintir orang yang ingin melakukan kekacauan dan melampiaskan emosi mereka secara tak terkendali. Masyarakat dari kedua pihak sebenarnya tidak setuju kalau ada dari komunitas mereka yang melakukan kekacauan dan pengrusakan.

HUTAN HUJAN TROPIS SEBAGAI INKUBATOR KEHIDUPAN DUNIA

Di Brasil, yang mempunyai 30 persen dari hutan hujan tropis yang tersisa di Bumi, lebih dari 50.000 mil persegi hutan hujan tropis hilang akibat deforestasi antara tahun  2000 dan 2005. Ahli biologi khawatir tentang konsekuensi jangka panjang. Kekeringan mungkin salah satu akibatnya. Beberapa Hutan hujan tropis, termasuk Amazon, mulai mengalami kekeringan pada 1990-an, mungkin karena deforestasi dan pemanasan global.

Upaya untuk mencegah deforestasi, terutama melalui penebangan yang berkelanjutan-inisiatif, yang berlangsung atas dasar yang sangat terbatas namun memiliki dampak yang dapat diabaikan sejauh ini.

Hutan hujan hampir diri penyiraman. Tanaman melepaskan air ke atmosfer melalui proses yang disebut transpirasi. Di daerah tropis, setiap pohon kanopi dapat melepaskan sekitar 200 galon (760 liter) air setiap tahun. Kelembaban membantu menciptakan awan tebal yang menggantung di atas hutan hujan umumnya. Bahkan ketika tidak hujan, awan membuat hutan hujan tropis tetap lembab dan hangat.

Tanaman di hutan hujan tropis tumbuh sangat dekat dan berhadapan dengan ancaman predator serangga. Mereka telah beradaptasi dengan membuat bahan kimia yang telah dilakukan penelitian menemukan manfaat sebagai obat-obatan. Bioprospecting, atau pergi ke hutan hujan mencari tanaman yang dapat digunakan dalam makanan, kosmetik, dan obat-obatan, telah menjadi bisnis besar selama dekade terakhir, dan jumlah sedangkan masyarakat asli setempat menerima kompensasi untuk  hasil ini bervariasi, bahkan hampir tidak ada keuntungan yang dirasakan oleh mereka kemudian.

National Cancer Institute (NCI) memperkirakan bahwa 70 persen dari anti-kanker tanaman diidentifikasi sejauh ini adalah tanaman hutan hujan tropis. Sebuah obat baru yang sedang dikembangkan oleh perusahaan farmasi swasta, berpeluang untuk mengobati HIV, Calanolide A, yang berasal dari pohon ditemukan di Borneo, menurut NCI.

Banyak pohon dan tanaman, seperti anggrek, telah hilang dari hutan hujan tropis dan sedang dibudidayakan. Pohon “Nut Brazil” adalah salah satu pohon yang berharga yang menolak untuk tumbuh di mana saja tetapi di bagian tidak terganggu dari hutan hujan Amazon. Ada, itu diserbuki oleh lebah yang juga mengunjungi anggrek, dan biji yang disebarkan oleh agouti, mamalia pohon kecil.


Artikel Terkait :

Entri Populer